RSS

Blog ini berisi segala hal tentang wisata kuliner di Kota Bandar Lampung dan berbagai tempat makan yang enak dan asyik yang merupakan referensi dari berbagai sumber dan rekomendasi pribadi penulis. Selamat Menikmati !!

Pecel Lele Lukman

Pecel lele adalah menu yang sangat memasyarakat. Namun, bagi yang ingin menemukan sensasi kelezatan menu pecel lele yang berbeda dengan harga murah ala anak kos, Pecel Lele Lukman bisa jadi solusinya. Betapa tidak, menu-menu yang disajikan kedai ini bisa menggoyang lidah para konsumennya. 
Tampak Depan

Pecel Lele Lukman merupakan sebuah kedai makan yang banyak dikunjungi kalangan mahasiswa. Sebab, tempat makan ini menyajikan menu-menu makanan yang enak di lidah dan harganya pun terjangkau.

Pecel Lele Lukman mulai dibuka pada 14 Agustus 2007. Mengenai pilihan namanya yakni Lukman dikarenakan untuk mengabadikan nama kakek dari si pemilik, yakni Bapak Lukman.

Menurur owner Pecel Lele Lukman Iqbal Hafiz, nama Lukman diambil dari nama sang kakek yang telah menginspirasinya dalam membuka usaha kuliner ini. ’’Kakek saya adalah orang yang paling berjasa dalam hidup. Karenanya, nama beliau saya abadikan sebagai nama pecel lele ini. Saat saya membuka dengan nama itu, banyak yang berminat. Hingga sekarang pun pengunjungnya tetap dengan animo tinggi,’’ ujar dia.

Pecel Lele Lukman telah memiliki empat cabang. Masing-masing, Pecel Lele Lukman 1 di dekat lampu merah Unila; Pecel Lele Lukman 2 (Banten); Pecel Lele Lukman 3 (Jalan Imam Bonjol, Bandarlampung); dan Pecel Lele Lukman 4 (Jalan Pagaralam).

’’Menu-menu yang disajikan selain pecel lele, juga ada pecel ayam, ayam goreng, ayam bakar, sup ikan patin, sayur asam, cah kangkung, daging burung dara goreng, bebek goreng dan lainnya,’’ tambah dia.

Ingin Sediakan Tempat Makan Nyaman
Pecel Lele Lukman yang kini memiliki 4 cabang kedai bermula dari keinginan pemiliknya untuk menyediakan tempat makan yang nyaman, dengan menu khas rumahan dan anak kos yang lezat serta harga tetap terjangkau.

Menurut pemiliknya, Iqbal Hafidz, kedai ini kali pertama dilakukan karena terinspirasi aktivitasnya di dunia sosial kemasyarakatan. Yakni ingin menyediakan tempat makan nyaman dan hommie ke masyarakat.

’’Tepatnya ketika saya kalah dalam pencalonan legislatif di Kota Tangerang, lalu saya dan istri, Muawanah, hijrah ke Lampung. Kebetulan, istri saya adalah orang Lampung dari Kalirejo, Pringsewu,’’ tutur dia memulai cerita tentang awal mula membuka usaha kuliner tradisional ini.

Ketika itu, ia mencari makan siang terutama makanan yang disukai oleh banyak warga Bandarlampung. ’’Orang Lampung ternyata suka makan seruit, namun kedai untuk makanan itu sulit untuk ditemui,’’ tutur dia.

Lalu, terpikir di benak Iqbal Hafidz untuk membangun kedai yang menyajikan menu makanan yang diinginkan oleh banyak warga. Ayah dua anak ini pun akhirnya membangun kedai yang diberi nama Pecel Lele Lukman.’’Pecel Lele Lukman akhirnya berdiri pada 14 Agustus 2007. Terbukti banyak masyarakat yang mencoba makan pecel lele hingga akhirnya tetap ramai dikunjungi bahkan hingga memiliki 4 cabang,’’ tambah dia.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar