RSS

Blog ini berisi segala hal tentang wisata kuliner di Kota Bandar Lampung dan berbagai tempat makan yang enak dan asyik yang merupakan referensi dari berbagai sumber dan rekomendasi pribadi penulis. Selamat Menikmati !!

RM Bebek Belur

BEBEK BELUR
Jika Anda mendengar kata "belur", mungkin terbayang dibenak Anda adalah tentang sebuah peristiwa yang menyebabkan seseorang mengalami luka yang parah. Namun, bagaimana ketika kata belur menjadi nama sebuah menu makanan?

Bebek belur, begitulah kuliner ini disajikan oleh Rumah Makan (RM) Bebek Belur. Penganan berbahan dasar bebek pedaging ini, selintas tidak berbeda dengan penganan sejenisnya. Namun ketika dinikmati makanan ini memiliki ciri khas, terutama pada kelembutan daging dan citarasa gurih asin, serta aroma rempah yang menggoda selera.

Juga tentunya bebek belur berbeda pada teknik pengolahan dan paduan rempah tradisional yang digunakannya. Pemilihan bahan baku bebek muda, menjadi yang terpenting dalam makanan berat ini.

Sebelumnya, bahan baku diolah melalui proses ungkep selama empat jam. Proses selanjutnya tergantung pada permintaan konsumennya, karena menu ini dapat diolah dengan cara digoreng langsung atau dibakar.

"Sesuai dengan nama tempat kuliner ini, kami menyajikan Bebek Belur dengan ciri khas dua pengolahan, yakni dengan teknik digoreng atau dibakar. Bebek ini juga sarat akan ketebalan dagingnya, sebab untuk seporsinya merupakan seperempat dari daging bebek utuh.

Alhamdulillah sejak ditampilkan, Bebek Belur mampu menjadi penganan spesial yang selalu dipesan oleh para pelanggan. Kami juga memberikan harga yang terjangkau untuk seporsi bebek belur, konsumen cukup merogoh kocek Rp 18.000 berikut nasi," ujar Fanny, pemilik Rumah Makan (RM) Bebek Belur.

BEBEK_BELUR1.jpg
Bebek Belur
PECEL LELE SAUS PADANG
Di tengah menjamurnya penganan Pecel Lele, ternyata tidak menyurutkan langkah Fanny untuk menawarkan menu serupa. Namun berbeda dari penganan sejenisnya, pemilik RM Bebek Belur menampilkan Pecel Lele Saus Padang. Kuliner hasil kreasi dapurnya ini menawarkan kelezatan dengan citarasa pedas, manis, dan asam, serta aroma spscial dari paduan rempah yang digunakannya.

Fanny mengaku, pada dasarnya Pecel Lele ini diolah sederhana, tapi dengan teknik yang cukup rumit. Karena tidak hanya lele yang diolah, tetapi sebelumnya ia harus menyiapkan saus padang sebagai inti dari makanan ini. Secara umum, pengolahan lele dengan cara digoreng bersama dengan baluran saus Padang dan aneka rempah tradisional khusus.

"Kami sengaja menampilkan Pecel Lele ini berbeda dengan umumnya. Hal ini selain bertujuan sebagai variasi pecel lele, juga menawarkan kekhasan dari saus Padang yang digunakan. Citarasa yang ditampilkan dari pecel lele kami, lebih pada perpaduan gurih, pedas (sedang) dan manis," ujar perempuan berjilbab ini.

Fanny menambahkan, pecel lele buatannya ini terbilang instan. Sebab, konsumen tidak perlu repot untuk mencocol sambal sebagai padu - padan pecel lele. Untuk menikmati pecel lele ini cukup hanya mengkonsumsinya langsung dengan nasi hangat. Namun, bila dikira masih kurang kepedasannya, maka dapat ditambah dengan sambal goreng nanas spesial.

"Keutamaan dari pecel lele kami, adalah bahan baku segar yang digunakan, tentu tidak lepas dari peran rempah spesial yang digunakannya. Terutama, untuk menyajikan rasa dan aroma yang sempurna.

Juga daging ikannya lembut, juga bumbu rempahnya begitu terasa, karena meresap hingga ke sela-sela daging. Untuk itu, bagi Anda yang ingin merasakan sensasi berbeda dari pecel lele kami silakan mencobanya," katanya.

Lele_(ist).jpg
Pecel Lele Saus Padang

PINDANG BAUNG
Menggunakan konsep pindang atau makanan berkuah, RM Bebek Belur menawarkan kenikmatan Pindang Baung. Berbahan dasar ikan air tawar, jenis baung pilihan dan paduan beberapa jenis bumbu rempah tradisional, membuat menu satu ini sangat cocok untuk menemani makan siang Anda.

Pemilik RM Bebek Belur, Fanny mengatakan, pada prinsipnya teknik pengolahan kuliner ini sama halnya dengan penganan pindang sejenisnya. 

Membuatnya berbeda, justru pada tampilan kuah spesialnya yang kental dan didominasi warna merah menyala perpaduan kunyit dan cabai. Aroma pedasnya yang muncul ke permukaan, membuat penganan ini sangat cocok bagi para penikmat pindang. 

"Kami menawarkan pindang baung yang berbeda dengan menu sejenisnya, terutama rasa dan aroma serta kekentalan kuahnya. Selain itu, perpaduan bumbu rempah, khususnya kunyit dan cabai serta berbagai olahan bumbu lainnya dijamin akan menambah nafsu makan konsumen, terlebih daging ikan baung sarat akan ketebalan daging yang sangat lembut.

Alasan memilih jenis ikan ini, karena tingginya permintaan konsumen, bahkan kami sering kehabisan bahan baku ikan. Jadi, meski ikan terbilang langka, tapi tetap berupaya menghadirkannya setiap hari," ungkap perempuan berjilbab ini.

Dia menambahkan, menu ini diolah melalui dua tahapan, sebelumnya tahap pengolahan kuah yakni dengan merebus racikan bumbu dengan air hingga mendidih. Setelah kuah siap, tahap selanjutnya potongan ikan dicampurkan dalam bumbu rempah hingga matang dan menyatu sempurna. Adapaun waktu pengolahannya hanya butuh 15 menit lamanya.

"Untuk besaran ikan, kami mengambil sepertiga ukuran baung dengan bobot lebih dari satu kilogram. Sedangkan untuk harga, kami menawarkannya dengan Rp 25 ribu per porsi. Adapun pilihan bagian tubuh ikan tergantung dengan permintaan konsumen," ungkapnya

pindang_(ist).jpg
Pindang Baung

ES KRIM GORENG
Es Krim Goreng menjadi salah satu makanan penutup favorit dan andalan yang ditampilkan dalam menu makanan RM Bebek Belur. Menyajikan rasa khas manis, segar dan dingin, dengan ragam pilihan isi membuat makanan ringan memiliki pelanggan setianya. 

Makanan yang sarat berbahan dasar roti sandwich ini menawarkan ukuran ketebalan roti, dengan tekstur yang padat dan lembut. Selain itu, terdapat beberapa pilihan isi dari es krim goreng ini, di antaranya strawberry, vanilla, duren dan cokelat. 

"Sejak ditampilkan sebagai menu makanan ringan kami, menu satu ini sudah menjadi favorit pengunjung, dan menjadi ciri khas kuliner tempat ini. 

Selain lezat, kami juga menawarkan menu ini dengan kisaran harga Rp 4.000 - Rp 9.000 per buahnya. Sesuai dengan ukurannya, adapun pilihannya mulai dari ukuran mini hingga jumbo," ujar Fanny, pemilik Bebek Belur.

Fanny mengungkapkan, meski terkesan unik karena proses pengolahan es krim dengan cara di goreng. Namun, pada dasarnya es krim ini tetap dikonsumsi dalam keadaan dingin. Sebelumnya racikan es krim yang telah dibaluri telur ini, dimasukkan dalam aluminium foil dan di diamkan dalam alat pendingin. 

Proses selanjutnya, es krim ini digoreng selama 15 detik dengan tingkat panas api tertentu. Tujuan dari penggorengan ini agar bentuk dan warnanya lebih cantik, proses ini menghasilkan warna kuning kecokelatan.

es_krim_goreng_(ist).jpg
Es Krim Goreng

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar