RSS

Blog ini berisi segala hal tentang wisata kuliner di Kota Bandar Lampung dan berbagai tempat makan yang enak dan asyik yang merupakan referensi dari berbagai sumber dan rekomendasi pribadi penulis. Selamat Menikmati !!

Waroeng Lawas

MIE KAGOL
Waroeng Lawas Bandar Lampung yang berlokasi di Jl. Pramuka, Rajabasa menghadirkan penganan tradisional yang diberi nama Mie Kagol. Kuliner berkonsep mie goreng ini dibentuk dari beberapa bahan dasar. Di antaranya mie telor, sayuran kol, telur, sawi hijau, ampyang dan bakso (sapi, ikan). Adapun keutamannya adalah keseimbangan antara kandungan manfaat bahan nabati dan hewani.

Denah Lokasi Waroeng Luwes. Klik 2x untuk memperbesar

"Prinsipnya, Mie Kagol bermakna mie tanggung. Mie ini memiliki porsi yang tidak banyak, juga tidak sedikit atau dalam bahasa Jawa disebut kagol. Adapun, tujuan menu ini dibuat sebagai alternatif untuk sarapan atau makan siang bagi konsumen yang tidak memiliki banyak waktu untuk makan," kata kata Imron, pemilik Waroeng Lawas, belum lama ini.

Meski begitu, tambah Imron, menu ini tetap memperhatikan kualitas gizi dan manfaat yang dikandungnya. Dalam peracikannya diutamakan keseimbangan antara bahan dasar yang berasal dari sayur - sayuran (nabati) dan yang bersumber dari daging (hewani). Untuk itu, meski porsinya terbatas, tapi kaya kandungan gizi.


Mie Kagol Ini Pas Rasanya, Pas Porsinya
Mie Kagol


NASI GORENG GADEG- GADEG
Bagi ada penikmat nasi goreng (nasgor), tidak ada salahnya jika mencicipi Nasgor Gadeg - Gadeg yang ditampilkan dalam menu kuliner Waroeng Lawas Bandar Lampung. Kuliner berbahan dasar nasi goreng, yang dipadu dengan varian isi bakso ikan, bakso sapi, sosis, petai, dan aneka rempah ini bakal membangkitkan rasa penasaran Anda untuk segera mencicipinya.

Apalagi penganan tradisional khas Jawa - Serang (Jaseng) ini merupakan penganan favorit dan unggulan. Tidak kurang dari 60 persen konsumen selalu memesan menu satu ini. Dengan cita rasa gurih, pedas, ditambah aroma petai yang khas dijamin akan menggugah selera para penikmatnya.

"Pada dasarnya, nasi goreng buatan kami sama dengan nasi olahan sejenisnya. Namun, yang membedakannya tentu pada konsep dan teknik peracikannya, terutama bumbu rahasia yang digunakan. Adapun Gadeg - Gadeg yang menyertai nama Nasgor merupakan cerminan rasa dan bentuk tampilan dari penganan ini.

Dari bentuk dan rasanya Nasgor ini terkesan dipaksakan atau berantakan (gadeg - gadeg), namun ketika dinikmati nasi ini sangat lezat dan gurih, ditambah aroma petai yang khas. Dan nasi ini lebih nikmat jika dinikmati bersama acar timur dan wortel," kata Imron, pemilik Waroeng Lawas, belum lama ini.

Hmm Aroma Petai Nasgor Gadeg -Gadeg Menggoda
Nasi Goreng Gadeg


JEINIPPER LAWAS
Jeiniper Lawas menjadi salah satu minuman favorit dan andalan di Waroeng Lawas Bandar Lampung. Menyajikan rasa khas manis segar, dengan perpaduan ragam bahan dasar: seperti jeruk lemon, soda tawar, gula cair, dan racikan bahan lainnya membuat minuman ini memiliki memiliki pelanggan setianya. 

Minuman yang menawarkan cita rasa asam, manis dan segar serta aroma wangi khas jeruk lemon ini kerap dijadikan minuman yang pas bagi pelepas dahaga. Minuman ini sangat cocok untuk waktu santai bersama keluarga atau sekadar kongkow bersama teman. 

Selain itu, warna dominan putih berbusa yang mencolok cukup membuat daya tarik bagi para penggemarnya dan cocok bagi semua kalangan. Terlebih, kalangan remaja dan dewasa yang sering menikmatinya. 

"Untuk menjaga rasa dan kualitas minuman, kami sengaja mengambil langsung bahan dasar lemon segar. Harga yang ditawarkan pun terjangkau, cukup dengan merogoh kocek Rp 4.000 konsumen dapat menikmati segelas Jeinipper Lawas," ujar Imron, pemilik Waroeng Lawas.


SOP RAWON
Bagi Anda penikmat daging sapi, tidak ada salahnya jika merasakan lezatnya Sop Rawon yang ditampilkan dalam menu Waroeng Lawas. Berbahan dasar daging sapi, ditambah bumbu rempah khas rawon, tauge, kemangi, dan berbagai jenis sayuran lainnya.

Makanan khas Jawa Timur ini menampilkan cita rasa spesial, terutama pada asam, manis, dan segar. Keunikan aroma wangi dan sedikit pedas khas kemangi sangat melekat pada menu ini, sehingga tidak heran jika kuliner ini memiliki penggemarnya.

Bukan hanya masyarakat asal Jawa yang menyukainya, kebanyakan di antara penikmatnya justru berasal dari pulau Sumatera. Karena itu, tidak ada salahnya untuk mencoba fantasi rasa dan aroma yang di tampilkannya. Apalagi bagi para pecinta kuliner tradisional, sangat cocok sebagai variasi menu untuk dinikmati.

"Biasanya konsumen tertarik untuk menikmati Sop Rawon ini, karena aromanya yang khas dan tajam. Bukan hanya itu, rasa yang ditampilkannya juga akan membangkitkan rasa penasaran para penyukanya," ujar Imron, pemilik Waroeng Lawas.

foto_istimewa_2.jpg
Sop Rawon

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar