RSS

Blog ini berisi segala hal tentang wisata kuliner di Kota Bandar Lampung dan berbagai tempat makan yang enak dan asyik yang merupakan referensi dari berbagai sumber dan rekomendasi pribadi penulis. Selamat Menikmati !!

Waroeng Pindang Nyak Rodia Lampung

Membidik pasar kalangan pegawai perkantoran, Warung Makan Pindang Nyak Rodia yang menyediakan menu masakan khas Palembang kini buka cabang di Jalan Wolter Monginsidi, Bandar Lampung. Warung makan ini menawarkan aneka menu variasi pindang.

Pemilik Warung Makan Pindang Nyak Rodia, Rodia Amin mengatakan di warung makannya ini tidak hanya menyediakan menu pindang ikan, tapi juga pindang seafood seperti udang dan cumi-cumi. Tersedia pula pindang ayam dan pindang tulang iga.

Untuk menu pindang ikan, Nyak Rodia juga memberi banyak pilihan bagi penggemar masakan berkuah ini. Mulai dari pindang ikan patin, baung, belida, kepala simba, hingga ikan sale atau ikan asap.

"Di sini merupakan cabang Nyak Rodia yang dekat RS Bumi Waras. Kami tidak hanya menyediakan menu pindang ikan, tapi juga variasi lainnya seperti udang, cumi-cumi, tulang iga, dan ayam," kata Rodia.

Selain menu pindang, Warung Makan Nyak Rodia juga menyediakan pepes belida, pepes baung, pepes patin, udang goreng, seluang goreng, satai ikan, ayam teriyaki, ayam goreng panas, dan menu pelengkap sayur asam, sambal terasi, dan sambal nanas. Sebagai hidangan penutup, tersedia makanan khas Palembang, srikaya.

"Kebanyakan pengunjung memesan pindang baung, pepes belida, dan pindang kepala simba," katanya.

Selain menu makanan, Warung Makan Pindang Nyak Rodia juga menyediakan aneka jenis minuman seperti jus kelapa muda, jus aneka buah, dan minuman ringan lainnya.

"Di sini menyediakan jus buah yang jarang bisa ditemui di tempat lain seperti jus kedondong, terong belanda, dan jamsir," ujarnya.

Di warung makan yang buka pukul 08.00—20.00 ini, pengunjung tidak hanya sekadar bisa menikmati aneka menu makanan, tapi bisa dimanfaatkan sebagai tempat rapat atau bertemu rekan bisnis. Di sini menyediakan ruang khusus (VIP) dengan kapasitas enam orang.

Selain itu, tersedia ruang bergaya lesehan untuk pengunjung yang ingin menikmati makanan dengan santai. Sebagai pelengkap, tersedia musala dan lapangan parkir yang luas


Pindang ikan bukanlah menu makanan yang asing bagi telinga pencinta kuliner di Bumi Ruwa Jurai. Namun, di Waroeng Nyak Rodia, ada beragam jenis pindang yang diolah dengan menggunakan bahan utama yang cukup langka, yakni pindang buntut, pindang udang, dan pindang ikan salai.

Di kedainya di Jalan Raden Saleh, depan Rumah Sakit Bumi Waras, Bandar Lampung, ternyata selain beragam jenis pindang, juga ada aneka menu pepes ikan, salah satunya ikan belida.

Rodia, pemilik rumah makan tersebut, mengatakan dia sengaja menghadirkan menu khusus pindang dan pepes karena merupakan salah satu menu kuliner yang banyak digemari di Lampung.

"Meski kami lebih menyajikan cita rasa dan bumbu khas Palembang, tapi pepes dan pindang ini merupakan makanan yang sangat familiar di kalangan masyarakat Lampung," kata Rodia saat ditemui Lampung Post di tempat usaha kulinernya.

Rodia menjelaskan untuk jenis menu pindang ikan salai, ia menggunakan ikan salai lele sebagai bahan baku utama. Alasannya, jenis ikan yang satu ini relatif memiliki tekstur daging yang lembut.

Sedangkan untuk cara pengolahannya, setelah ikan dibersihkan, lalu direbus selama kurang lebih 5 menit agar aroma asap tidak terlalu menyengat. Sedangkan kuahnya merupakan campuran dari rebusan berbagai bahan dan bumbu, seperti kunyit, bawang putih, serai, dan cabai merah, serta sedikit terasi.

"Bumbunya tidak kami olah secara halus, tapi di-geprek kasar lalu dicampurkan ke kuah kaldu. Ini yang membedakan cara pengolahan yang ada ditempat kami," kata dia.

Denah Lokasi Depan RS Bumi Waras
Sedangkan pindang buntut bahan utamanya buntut sapi yang dipresto sekitar 45 menit. Hal ini bertujuan agar daging menjadi lembut serta tekstur buntut tidak berubah. Sedangkan untuk kuah, relatif tidak jauh berbeda dengan pengolahan pindang ikan salai, tapi tidak menggunakan terasi.

Untuk pepes ikan belida, menurut Rodia, menggunakan tempoyak ditambah bumbu bawang merah, cabai, dan kunyit. Setelah semua bumbu disatukan, kemudian masukkan ikan belida yang sudah dibersihkan dan bungkus dengan daun untuk kemudian dikukus selama kurang lebih 15 menit—20 menit.

Saat kami mencicipi menu yang disebutkan tadi, nyumi... sedap! Dengan balutan rasa pedas dan kuah bumbu pindang, hidangan ini berasa pas di lidah. Bahkan, daging ikan dan pindang buntut pun tersa sangat lembut. Untuk dapat mencicipi menu kuliner ini, tak perlu menguras kantong. Pindang ikan salai dipatok seharga Rp12 ribu—Rp15 ribu/porsi, sedangkan pindang buntut Rp20 ribu/porsi, dan pepes ikan belida Rp25 ribu—Rp30 ribu/porsi. Selamat mencoba

PINDANG BUNTUT
Pindang Buntut menjadi jenis panganan khas yang ditawarkan Waroeng Pindang Nyak Rodia Lampung. Makanan ini berbahan dasar buntut (ekor) sapi ini juga berkonsep kuah.
Tidak kalah dengan menu lainnya, makanan ini kerap diburu penikmatnya, terutama bagi mereka yang ingin mencicipi cita rasa eksotis dari olahan buntut sapi ini.

"Menu ini terbilang langka, sebab pengolehannya pun cukup rumit," ungkap Rodia Pemilik Waroeng Pindang Nyak Rodia, belum lama ini.

Pengolahan Pindang Buntut ini cukup memakan waktu lama, sebab harus melalui tiga tahap pemerosesan sebelumnya. Di antaranya, potongan buntut sapi diolah dengan fresto selama 45 menit. Tahap selanjutnya daging hasil pelunakan ini ditiriskan dari kuahnya.

Sementara, air kaldu dari buntut sapi direbus selama 30 menit bersama tujuh jenis bumbu pindang rahasia. Setelah kaldu matang, lalu buntut sapi olahan dicampurkan dalam kaldu, dan dimasak hingga mendidih selama 10 menit. Sehingga, bumbu kaldu akan meresap sempurna ke dalam daging buntut sapi ini.

"Kami memilih buntut sapi sebagai bahan baku utama pindang, karena jenis kuliner ini relatif jarang disediakan. Kami berharap dengan hadirnya jenis ini, mampu memberi variasi jenis kuliner pindang, khususnya di Bandar Lampung.

Pindang Buntut


PINDANG IKAN SALE
Berbahan dasar ikan asap (salay) jenis lele lokal pilihan dan paduan beberapa jenis bumbu rempah tradisional, membuat Pindang Ikan Sale disuka pengunjung Waroeng Pindang Nyak Rodia Bandar Lampung.

Pemilik Waroeng Pindang Rodia mengatakan, teknik pengolahan jenis kuliner khas Palembang ini sama halnya dengan panganan pindang sejenisnya. Namun berbeda pada ternik pengolahannya, terutama pada bumbu rempah spesial asam dan terasi yang digunakan.

"Kami menawarkan pindang sale yang berbeda dengan sejenisnya, terutama pada rasa dan aroma khas ikan asap yang muncul ke permukaan. Selain itu, perpaduan terasi, asam, dan berbagai olahan bumbu lainnya dijamin akan menambah nafsu makan konsumen, terlebih daging ikan sale jenis lele yang sangat lembut ," ujar Rodia belum lama ini.

Dia menambahkan, menu ini diolah melalui dua tahapan, sebelumnya ikan direbus selama dua menit untuk menghilangkan aroma asapnya pekat. Sembari menunggu pengolahan ikan, koki menyiapkan kuah pindang yang diolah hingga 30 menit. Setelah kuah matang, ikan ini lalu didihkan ke dalam kuah selama lebih dari lima menit.

"Untuk satu porsi menu ini, kami menawarkan harga cukup terjangkau. Cukup hanya merogoh kocek sebesar Rp 16 ribu - Rp 20 ribu (tergantung besaran ukuran), pelanggan dapat menikmati seporsi pindang ini. Adapun ukuran satu porsi pindang sale adalah ikan lele asap dalam ukuran utuh," ungkapnya.

Pindang Ikan Sale


PINDANG TULANG DAGING
Tidak kalah dengan rasa Pindang Buntut, Waroeng Pindang Nyak Rodia menyediakan menu Pindang Tulang Daging. Karena rasanya yang lezat, panganan ini membuat lidah pelanggan menjadi ketagihan, sehingga selalu memesannya.

"Karena banyaknya permintaan, terkadang kami harus menyiapkan stok iga. Biasanya konsumen tertarik dengan rasa pedas yang membuat konsumen dibuat berkeringat olehnya.

Selain itu, lembutnya daging iga olahan ini sangat cocok bila dijadikan alternatif menu makan siang. Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau, hanya dengan mengeluarkan kocek Rp 21.000, pelanggan dapat menikmati satu porsi paket Pindang Tulang," kata Rodia owner Waroeng Pindang Nyak Rodia.

Pada menu ini, tampilan rasa yang ditawarkan paling menonjol adalah keunikan rasa dominan pedasnya, yang dipadu dengan rasa manis dan gurih menjadi satu. Aroma khas kaldu yang tajam dijamin akan menambah selera para penikmatnya

Pindang Tulang Daging















  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

1 komentar:

Anonim mengatakan...

bos,, suplai baungnya dari mana??
ane mau ajak partneran, ane punya kolam baung.. bulan 4 nanti panen.

Poskan Komentar