RSS

Blog ini berisi segala hal tentang wisata kuliner di Kota Bandar Lampung dan berbagai tempat makan yang enak dan asyik yang merupakan referensi dari berbagai sumber dan rekomendasi pribadi penulis. Selamat Menikmati !!

Jajanan buka puasa di Lapangan Saburai

Jajanan berbuka puasa tentu sesuatu yang tidak bisa dilewatkan selama bulan ramadhan. Begitu pun di Bandarlampung. Masyarakat antusias untuk menikmati penganan khas Ramadhan ini. Bisa dengan membuat sendiri atau pun bisa dengan membeli di warung-warung atau di lapak-lapak dadakan di sepanjang jalan utama.


Denah Lokasi. klik 2x untuk memperbesar


Di bandar lampung, ada beberapa tempat yang ramai dan menjadi pusat jajanan untuk berbuka ini. Salah satunya adalah lapangan olahraga saburai yang berada di Enggal. Lokasi yang biasa dijadikan juga sebagai tempat mangkal muda mudi ini, mendadak berubah wajahnya menjadi pasar kaget selama Bulan Ramadhan.

Aneka Kue Basah

Lapak yang berjejer
Keramaian di sore hari
Suasana di Malam hari

Di tempat ini ada beberapa makanan yang disajikan oleh penjual. Dari penganan ringan seperti gorengan, kue-kue basah, kue-kue tradisional dari berbagai nusantara, sampai penganan berat seperti lauk pauk dan sayur matang yang siap santap. Ada juga makanan dan cemilan lain yang sudah tiap malam ada di sini yaitu nasi goreng, siomay, dan jagung bakar aneka rasa. Selain itu ada jajanan yang baru di pasar ini seperti krupuk khas palembang, krupuk kemplang, dan tahu bulat. Untuk minuman berbuka tersedia es kelapa muda, sop buah, kolang kaling, cendol, dan lain lain. Tidak ada salahnya anda mencoba mendatangi tempat ini untuk mencicipi jajanan tersebut.

Kondisi sebelumnya
Namun ada yang berbeda dalam penataan tempat untuk pasar kaget ini. Tahun-tahun sebelumnya, pasar ini selalu berada di trotoar di luar lapangan saburai dan di luar lapangan merah enggal (lap. softball). Berbagai penjual dapat ikut menjajakan dagangannya. Memang sangat ramai dan berdesak-desakkan jadinya. Bahkan ada yang hampir tidak kebagian tempat, seorang nenek dengan berbekal meja kecil sembari duduk ditrotoar ikut berhimpit-himpitanan dengan penjual sebelah yang menggunakan tenda besar dan memakan cukup tempat. Tetapi ini menjadikan kesan tersendiri dan menjadi penarik warga untuk berburu bukaan yang sangat beraneka ragam dan beraneka pilihan rasa dan harga.

Namun acapkali terjadi kemacetan di sepanjang jalan lingkar luar lapangan ini karena banyaknya pejalan kaki yang mencari bukaan turun kejalan dan pengendara yang parkir dan berhenti semaunya.

Kondisi sekarang
Untuk tahun ini sudah terbilang tertib. Pasar telah dipindahkan ke dalam lapangan saburai dengan penataan berbaris dan rapi. semua diberikan tenda masing-masing mengingat bandar lampung sedang musim hujan-hujannya. Untuk parkir kendaraan pun sudah tersedia sehingga tidak berbaur dengan pejalan kaki. sebuah inisiatif yang baik.

Namun keramaian tidak terlihat seperti tahun-tahun sebelumnya baik dari penjual dan pembeli. Mungkin karena terbatasnya jumlah tenda dan tarif masuk ke lapangan saburai yang terbilang cukup lumayan. Letaknya yang berada di dalam dan pinggir lapangan membuatnya juga tidak terlalu terlihat dari jalanan luar.

Semoga kedepan dengan penataan yang lebih baik dan pengelolaan terpadu bisa membuat ramai kembali pasar tahunan ini yang bisa menjadi salah satu daya tarik wisata di Lampung.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

1 komentar:

argo lawu mengatakan...

Ngomongin kuliner bikin semangat browsing lagi nih, untuk sobat yang lain nih da bingkisan browsing resep dari berbagai benua;
Masakan Afrika
Masakan Asia
Masakan Daerah
Masakan Eropa
Masakan Timur Tengah

Poskan Komentar